PENGERTIAN REVOLUSI HIJAU
Secara harafiah Revolusi Hijau (Green Revolution) berarti adalah perubahan secara cepat dalam memproduksi bahan makanan. Asumsinya berangkat dari hipotesa Produksi bahan makanan tidak akan mencukupi yang dibutuhkan manusia jika hanya mengandalkan cara berproduksi tradisional.
Revolusi hijau merupakan usaha pengembangan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi pangan. Peningkatan tersebut dengan cara mengubah dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern, yakni pertanian dengan memanfaatkan atau menggunakan teknologi lebih maju dari waktu sebelumnya. Jadi revolusi hijau terletak pada pemanfaatan hasil penemuan teknologi up to date.
Revolusi hijau dikenal juga sebagai Revolusi Agraria. Dengan Revolusi ini para petani ditandai dengan semakin berkurangnya ketergantungan para petani pada cuaca dan alam karena meningkatnya peran ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Jenis bahan makanan yang mendapat prioritas adalah jenis bahan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia, seperti gandum, jagung, padi dan sorgum.
1. Tumbuhan yang ditanam terspesialisasi, atau istilah lainnya MONOKULTUR.
Teknik ini dilakukan dikarenakan perhitungan pragmatis, bahwa jika tanaman
yang sama, maka kebutuhan akan obat dan pupuk juga akan sama. Jadi
mempermudah merawatnya
Teknik ini dilakukan dikarenakan perhitungan pragmatis, bahwa jika tanaman
yang sama, maka kebutuhan akan obat dan pupuk juga akan sama. Jadi
mempermudah merawatnya
2. Penggunaan bibit yang unggul yang tahan terhadap penyalkit tertentu dan
juga hanya cocok ditanam dilahan tertentu. Kemajuan teknologi dengan
teknik kultur jaringan, memungkinkan memperoleh varietas tertentu sesuai
dengan yang diharapkan. Dan dengan penelitian terus menerus, maka
semakin hari umur tanaman makin pendek.
juga hanya cocok ditanam dilahan tertentu. Kemajuan teknologi dengan
teknik kultur jaringan, memungkinkan memperoleh varietas tertentu sesuai
dengan yang diharapkan. Dan dengan penelitian terus menerus, maka
semakin hari umur tanaman makin pendek.
3. Pemanfaatan teknologi maju. Misalnya bajak oleh binatang, digantikan
oleh mesin traktor. Dampaknya adalah semakin hemat tenaga kerja, tetapi
akan memerlukan modal yang besar.
oleh mesin traktor. Dampaknya adalah semakin hemat tenaga kerja, tetapi
akan memerlukan modal yang besar.
DAMPAK POSITIF REVOLUSI HIJAU
Produksi padi dan gandum meningkat sehingga pemenuhan pangan (karbohidrat) meningkat. Sebagai contoh: Indonesia dari pengimpor beras mampu swasembada.
DAMPAK NEGATIF REVOLUSI HIJAU
1. Penurunan produksi protein, dikarenakan pengembangan serealia (sebagai
sumber karbohidrat) tidak diimbangi pengembangan pangan sumber
protein dan lahan peternakan diubah menjadi sawah.
sumber karbohidrat) tidak diimbangi pengembangan pangan sumber
protein dan lahan peternakan diubah menjadi sawah.
2. Penurunan keanekaragaman hayati.
3. Penggunaan pupuk terus menerus menyebabkan ketergantungan lahan dan
tanaman pada pupuk.
tanaman pada pupuk.
4. Penggunaan peptisida menyebabkan munculnya hama strain baru yang
resisten
resisten